Selasa, 11 Desember 2012

PENGKORDINASIAN

pengkordinasian

Pengertian Koordinasi
 Koordinasi berasal dari kata bahasa Inggris coordination yang berarti being co-ordinate, yaitu adanya koordinat yang bersamaan dari dua garis dalam bidang datar, yang dapat diartikan bahwa dua garis yang berpotongan pada koordinat tertentu.
 Di dalam administrasi, koordinasi bersangkutpaut dengan penyerasian serta penyatuan tindakan dari sekelompok orang (William H. Newman)
Koordinasi adalah penyerasian yang teratur usaha-usaha untuk menyiapkan jumlah yang cocok menurut mestinya, waktu dan pengarahan pelaksanaan hingga menghasilkan tindakan-tindakan harmonis dan terpadu menuju sasaran yang telah ditentukan. (george R. Terry)
 Koordinasi adalah proses pemaduan sasaran dan kegiatan dari unit-unit kerja yang terpisah untuk dapat mencapai tujuan organisasi secara efektif. (James AF Stoner)
 Koordinasi adalah bekerja bersama seerat-eratnya dibawah seorang pemimpin. (Penjelasan UUD)
 Koordinasi kegiatan vertikal di Daerah adalah: Upaya yang dilaksanakan oleh Kepala Wilayah guna mencapai keselarasan, keserasian dan keterpaduan baik perencanaan maupun pelaksanaan tugas serta kegiatan semua instansi vertikal, dan antara instansi vertikal dengan dinas daerah agar tercapai hasil guna dan daya guna (PP. No. 6 th 1988)
 Koordinasi pada hakekatnya merupakan upaya memadukan (mengintegrasikan), menyerasikan dan menyelaraskan berbagai kepentingan dan kegiatan yang saling berkaitan beserta segenap gerak, langkah dan waktunya dalam rangka pencapaian tujuan dan sasaran bersama. (LAN, 1997)
Pengertian Hubungan Kerja
 Adalah sebagai hubungan yang terjadi antara bagian-bagian atau individu-individu baik antara mereka di dalam organisasi maupun antara mereka dengan pihak luar organisasi sebagai akibat penyelenggaraan tugas dan fungsi masing-masing dalam mencapai sasaran dan tujuan organisasi.
Macam2 Hubungan Kerja
 Hubungan Kerja Vertikal
 Hubungan Kerja Horizontal
 Hubungan Kerja diagonal
 Hubungan Kerja Fungsional
 Hubungan Kerja Informatif
 Hubungan Kerja Konsultatif
 Hubungan Kerja Direktif
 Hubungan Kerja Koordinatif
Organisasi
 Manusia adalah makhluq sosial
 Secara alamiah terdorong untuk hidup bersama
 Manusia sadar pentingnya kerjasama untuk mencapai tujuan sesuai dengan kebutuhan
 Agar dicapai ketertiban dalam kerjasama perlu ikatan-ikatan formal
Unsur-unsur dalam Organisasi
 Kelompok orang yang membentuk persekutuan
 Kerjasama
 Tujuan
 Keterikatan formal
 Susunan Hirarhis
Pengertian Organisasi
 Suatu himpunan interaksi manusia yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama yang terikat dalam suatu ketentuan yang telah disetujui bersama
Prinsip2 Koordinasi
 Kesamaan persepsi, saling
pengertian, hormat perlu dibina
 Obyek atas sasaran yang menjadi acuan koordinasi harus diterima semua pihak
 Orientasikan perilaku semua pihak
pada sasaran secara terpadu
 Rancang pertemuan berkala guna memonitor
kemajuan dan penanganan masaalah
 Dorong semangat kerjasama dan etos kerja semua pihak guna mengefektifkan kegiatan bersama
 Nasehati dan arahkan serta bila perlu negosiasi agar tindakan tidak menyimpang
 Intensifkan pemecahan masalah penghambat koordinasi
 Arahkan semua potensi sumber daya hanya kepada sasaran atau tujuan
 Sempurnakan sistem kerja dan sederhanakan bila perlu
 Informasikan semua kebijakan dan dengarkan pendapat semua pihak dalam membina kesamaan persepsi dari semua pihak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar